Panduan Hidup
Hari ini ingin minum rasa yang familiar 🧋
G
Gina4 hari lalu
Setelah tinggal di Taiwan selama beberapa waktu, Anda pasti akan memperhatikan: hampir semua orang memegang minuman.
Taiwan menawarkan berbagai macam minuman kocok tangan. Hanya jenis teh saja dapat dibagi menjadi teh hitam, teh hijau, teh oolong, dan teh pu-erh. Ada juga teh susu, teh buah, teh melon musim dingin, teh cincau hitam, serta topping seperti keju krim, boba, jeli kelapa, jeli teh, dan cincau hitam. Yang lebih istimewa lagi adalah saat memesan minuman, Anda dapat memilih tingkat kemanisan dan jumlah es. Manis normal, setengah manis, sedikit manis, tanpa gula; es normal, sedikit es, es mikro, tanpa es – saat pertama kali memesan, Anda benar-benar akan bingung harus menjawab bagaimana.
Selain itu, setiap toko memiliki rasa yang sedikit berbeda. Beberapa toko memiliki rasa teh yang lebih kuat, beberapa memiliki rasa susu yang lebih jelas, dan beberapa topping sangat menonjol. Seiring waktu, orang-orang tampaknya secara bertahap menemukan toko favorit dan cara memesan yang biasa mereka lakukan.
Namun, ketika berbicara tentang Malaysia, yang terlintas di benak saya bukanlah toko minuman kocok tangan, melainkan kopitiam.
Di Malaysia, saat makan, orang sering memesan "air" untuk menemani makanan mereka. "Air" ini belum tentu air putih; bisa jadi Milo, teh C, kopi O, teh tiga lapis, atau bahkan hidangan penutup seperti 'Momo Cha Cha'.
Tentu saja, Malaysia juga memiliki toko minuman berantai seperti Tealive atau ZUS Coffee, dan beberapa merek Taiwan telah menjadi nama yang dikenal setelah masuk ke Malaysia, seperti KOI Thé (50嵐) dan The Alley (鹿角巷). Tetapi bagi saya, gambaran paling jelas tentang budaya minuman Malaysia adalah duduk di kopitiam, dengan nasi dan mie di atas meja, dan selalu ada secangkir "air" di sampingnya.
Thailand juga memiliki teh susu Thailand yang sangat khas. Rasa oranye, manis, dan susu yang kuat itu sama sekali berbeda dari minuman kocok tangan Taiwan dan minuman kopitiam Malaysia. 'Momo Cha Cha' Malaysia memiliki hidangan penutup serupa di Thailand yang disebut Ruam Mit. Meskipun rasa dan bahan-bahannya tidak persis sama, keduanya memiliki santan, es, dan banyak topping. Terkadang lebih tentang kelezatan daripada sekadar enak.
Kemudian, saya menyadari bahwa minuman bukanlah sekadar minuman. Minuman juga mewakili ritme kehidupan suatu tempat.
Minuman kocok tangan Taiwan seperti kebahagiaan kecil setelah kelas atau kerja; minuman kopitiam Malaysia seperti sesuatu yang secara alami muncul di samping setiap makanan; teh susu Thailand adalah rasa yang muncul di benak ketika Anda memikirkan Thailand.
Tampaknya secangkir minuman benar-benar menyimpan kehidupan sehari-hari banyak tempat.
Bagaimana perasaan Anda tentang artikel ini?
1 orang bereaksi