Mengapa musim panas di Taiwan begitu lembap?
G
Gina2 hari lalu
Banyak orang yang pertama kali menghabiskan musim panas di Taiwan mungkin merasa tidak hanya suhu tinggi yang sulit mereka tangani, tetapi juga perasaan lengket dan lembap yang terus-menerus di udara.
Bahkan setelah baru saja mandi, Anda mulai berkeringat lagi tak lama setelah keluar; pakaian yang dijemur sepanjang hari masih belum kering sepenuhnya; dan sudut-sudut ruangan, sepatu, serta lemari pakaian mungkin berbau apek karena kelembapan.
Mengapa musim panas di Taiwan begitu lembap? Hal ini terkait dengan lokasi geografisnya, angin musim, dan cuaca panas.
Taiwan adalah sebuah pulau yang dikelilingi oleh laut. Penguapan dari laut meningkatkan kandungan kelembapan di udara, membuat iklim Taiwan umumnya lebih lembap daripada daerah pedalaman.
Massa udara hangat Pasifik yang memengaruhi Taiwan di musim panas secara inheren hangat dan lembap; angin musim panas juga membawa kelembapan dari laut ke Taiwan. Inilah sebabnya mengapa udara bisa terasa pengap bahkan ketika tidak hujan.
Suhu tinggi membuat tubuh terasa lebih lengket
Ketika cuaca panas, tubuh berkeringat untuk menghilangkan panas. Biasanya, penguapan keringat membantu menghilangkan panas dari tubuh.
Namun, ketika kelembapan udara tinggi, keringat lebih sulit menguap dan dapat tetap berada di kulit dan pakaian. Oleh karena itu, bahkan jika suhu sebenarnya tidak jauh lebih tinggi, tubuh akan terasa lebih pengap, lengket, dan lebih tidak nyaman.
Ini adalah perasaan umum selama musim panas di Taiwan: bukan hanya "panas", tetapi "panas dan lembap".
Mengapa sering terjadi hujan tiba-tiba di musim panas?
Selain dipengaruhi oleh sistem tekanan tinggi subtropis Pasifik, musim panas Taiwan juga memiliki kelembapan yang melimpah. Di siang hari, tanah memanas, menyebabkan udara panas naik, yang dengan mudah membentuk awan konvektif dan hujan lebat singkat di sore hari.
Selain itu, hujan plum, angin musim barat daya, dan topan dapat membawa lebih banyak kelembapan dan curah hujan. Taiwan terletak di wilayah monsun Asia Timur, mengalami perubahan cuaca yang signifikan selama musim panas dan antara musim panas dan musim gugur, membuat perasaan lembap semakin nyata.
Oleh karena itu, bahkan jika cuaca cerah saat Anda keluar di pagi hari, Anda mungkin menghadapi hujan lebat di sore hari. Membawa payung biasanya lebih dapat diandalkan daripada hanya melihat langit pagi.
Apa saja dampak kelembapan pada kehidupan sehari-hari?
Tinggal di Taiwan, kelembapan paling sering memengaruhi kehidupan sehari-hari daripada sekadar angka meteorologi.
Misalnya:
· Pakaian dan handuk butuh waktu lebih lama untuk kering
· Sepatu, lemari, dan ruangan mudah berbau apek
· Buku, kertas, dan barang-barang kulit mungkin menjadi lembap
· Dinding kamar mandi rentan terhadap pertumbuhan jamur
· Makanan lebih mudah basi setelah dibuka
· Ruangan bisa terasa pengap bahkan saat tidak panas
Terutama penyewa rentan mengalami masalah ini. Jika ruangan memiliki ventilasi yang buruk, tidak ada jendela eksternal, atau berada di lantai bawah, kelembapan bisa jadi lebih nyata.
Metode paling sederhana adalah menjaga sirkulasi udara. Ketika cuaca memungkinkan, buka jendela atau gunakan kipas angin untuk mempercepat sirkulasi udara dalam ruangan.
Jika ruangan terus-menerus lembap, Anda dapat menggunakan fungsi dehumidifikasi AC atau dehumidifier. Namun, saat menggunakan dehumidifier, tutup pintu dan jendela, serta perhatikan keamanan tangki air dan kabel listrik.
Bahan pengering dapat ditempatkan di lemari pakaian, lemari sepatu, dan laci, tetapi ini biasanya hanya menangani area kecil dan tidak dapat sepenuhnya menggantikan ventilasi atau dehumidifier.
Setelah mandi, nyalakan kipas ventilasi sesegera mungkin untuk mencegah kelembapan bertahan lama di kamar mandi.
Pakaian tidak selalu lebih cepat kering semakin lama digantung
Pada hari-hari lembap atau hujan, terus menggantung pakaian di dalam ruangan tanpa sirkulasi udara mungkin hanya akan membuat pakaian berbau apek.
Saat menggantung pakaian, beri jarak antar pakaian dan gunakan kipas angin atau peralatan dehumidifikasi. Jika pakaian sudah berbau tidak sedap, mencucinya kembali biasanya lebih efektif daripada terus menggantungnya.
Handuk, seprai, dan pakaian tebal lebih sulit kering dan harus dihindari untuk disimpan di lemari saat masih lembap.
Tetap terhidrasi selama musim panas
Kelembapan membuat keringat lebih sulit menguap, tetapi tubuh masih bisa kehilangan banyak air.
Saat keluar, jangan menunggu sampai sangat haus untuk minum. Jika Anda berada di luar ruangan untuk waktu yang lama, istirahatlah secukupnya dan hindari jam-jam terpanas antara tengah hari hingga sore.
Jika Anda mengalami pusing, mual, kelelahan yang tidak biasa, atau kebingungan, segera cari tempat yang sejuk untuk beristirahat dan minta bantuan.
Kelembapan musim panas Taiwan terutama berasal dari lingkungan pulau, kelembapan yang dibawa oleh angin musim, dan kesulitan penguapan keringat dalam suhu tinggi.
Mungkin sulit beradaptasi pada awalnya, tetapi dengan menyiapkan perlengkapan hujan, menjaga ventilasi ruangan, menggunakan peralatan dehumidifikasi dengan tepat, serta memperhatikan penyimpanan pakaian dan makanan, Anda dapat mengurangi ketidaknyamanan yang disebabkan oleh kelembapan.
Menghabiskan musim panas di Taiwan bukan hanya belajar menghindari panas, tetapi juga belajar hidup berdampingan dengan kelembapan.
Bagaimana perasaan Anda tentang artikel ini?
0 orang bereaksi