[Internasional] Ribuan Migran Masih Terjebak di Ceuta, Spanyol; UE Adakan Rapat Darurat 4 Agustus
RtiTalk 小編21 hari lalu
Ribuan orang masih terdampar di Ceuta, wilayah kantong Spanyol di Afrika Utara, setelah lonjakan besar migran minggu lalu. Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen hari ini menyerukan "tindakan bersatu" dalam keamanan perbatasan, dan para menteri dalam negeri Uni Eropa (UE) akan mengadakan pertemuan darurat besok untuk membahas krisis ini.
Reuters melaporkan bahwa Spanyol memperkirakan sekitar 69.500 migran telah kembali ke Maroko dalam empat hari terakhir, melebihi perhitungan awal pada 30 Mei ketika diperkirakan 50.000 orang tiba di Ceuta. Menurut statistik resmi, 72 orang tewas di sisi perbatasan Spanyol dan 11 di sisi Maroko.
Walikota Ceuta, Juan Jesus Vivas, mengatakan kepada saluran TV Spanyol Telecinco bahwa masih ada 3.000 hingga 5.000 migran yang terdampar, dan kedua pusat penerimaan migran setempat "sepenuhnya kewalahan."
Pejabat setempat Alberto Gaitan menyatakan bahwa pemerintah kota sedang memproses kasus 862 migran anak di bawah umur yang tidak didampingi, yang memiliki perlindungan hukum khusus dan tidak dapat dideportasi begitu saja.
AFP melaporkan bahwa Ursula von der Leyen memuji Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez atas "penanganan krisis yang cepat."
Namun, kekacauan yang belum pernah terjadi sebelumnya di Ceuta telah menimbulkan ketegangan kuat di antara 27 negara anggota UE, dengan Italia dan Denmark, yang menerapkan kebijakan imigrasi yang keras, bahkan mengusulkan untuk sementara waktu mengeluarkan Spanyol dari Area Schengen.
Spanyol dengan keras membalas, mengkritik proposal tersebut sebagai "egois" dan menyerukan pertemuan darurat menteri dalam negeri UE untuk mencari solusi. Berdasarkan peraturan UE, proposal Italia dan Denmark tidak layak secara hukum.
Von der Leyen menunjukkan bahwa konferensi video yang dijadwalkan besok (tanggal 4) akan menjadi kesempatan untuk belajar dari insiden Ceuta, dan mengingatkan bahwa tantangan migrasi ilegal membutuhkan "respons Eropa bersama, tindakan bersatu, dan solidaritas."
Von der Leyen mendesak negara-negara UE untuk "menggandakan upaya" mereka di lima bidang utama: pertama, mencegah migrasi ilegal melalui kerja sama dengan negara-negara mitra; memperkuat perbatasan eksternal; membangun sistem peringatan dini; memerangi jaringan penyelundupan; dan meningkatkan operasi pemulangan.
Dia menetapkan pertemuan besok sebagai "langkah pertama" dan memperkirakan para pemimpin akan terus membahas masalah ini pada KTT berikutnya di bulan Oktober. (Editor: Chen Wen-wei)
Bagaimana perasaan Anda tentang artikel ini?
0 orang bereaksi