Skip to main content
RtiTalk

[Internasional] Kebakaran Kapal Feri Indonesia Tewaskan 5 Orang, 28 Hilang dalam Pencarian Berkelanjutan

RtiTalk 小編
RtiTalk 小編10 hari lalu
Pejabat Indonesia hari ini (3/3) menyatakan bahwa sebuah feri yang membawa 271 orang terbakar di lepas pantai Pulau Madura pada tanggal 2. Hingga saat ini, 5 orang tewas, 28 orang hilang, dan operasi pencarian serta penyelamatan masih terus berlangsung. Menurut laporan Reuters, feri bernama "KMP Mutiara Sentosa 2" berangkat dari Surabaya, Jawa Timur pada tanggal 2, menuju Makassar, ibu kota Sulawesi Selatan, ketika terjadi kebakaran. Pulau Madura terletak di lepas pantai timur laut Pulau Jawa. Laporan lain dari Associated Press menyebutkan bahwa feri tersebut juga membawa 180 kendaraan, sebagian besar truk, dan satu ekskavator. Ahmad Abdul Karim, seorang penyintas, mengatakan bahwa api diduga berasal dari sebuah truk di dek kendaraan bagian bawah. Dia berkata, "Di bawah hembusan angin kencang, api menyebar dengan sangat cepat. Dalam waktu kurang dari 30 menit, semua orang diminta untuk pindah ke haluan kapal." Arman Asmara Syarifuddin, Kepala Urusan Maritim dan Penerbangan Kepolisian Daerah Jawa Timur, mengatakan kepada Reuters bahwa dari 271 orang di kapal, 238 telah diselamatkan, 5 dipastikan tewas, dan 28 lainnya masih belum ditemukan. Syarifuddin menyatakan bahwa polisi bekerja sama dengan unit pencarian dan penyelamatan serta angkatan laut, mengerahkan tujuh kapal dan satu helikopter untuk membantu mencari orang yang hilang. Kapal-kapal yang terlibat dalam pencarian termasuk sebuah fregat kecil angkatan laut, beberapa kapal cepat, dan sebuah kapal patroli yang dapat menampung sekitar 100 orang. Dia menunjukkan bahwa operasi pencarian akan berlanjut selama tujuh hari dan dapat diperpanjang selama 14 hari jika diperlukan. Penyebab kecelakaan masih dalam penyelidikan. Feri ini dibangun di Jepang pada tahun 1992, kemudian beroperasi di Jepang, dan dijual ke Indonesia pada tahun 2015. Panjangnya 160 meter, dapat menampung 689 penumpang, 49 awak, dan hingga 181 kendaraan. (Editor: Song Wanyuan)

Bagaimana perasaan Anda tentang artikel ini?

0 orang bereaksi

Komentar (0)

Belum ada komentar