Skip to main content
RtiTalk

[Internasional] Krisis Imigran Ceuta Terkendali, UE Perkuat Keamanan Perbatasan

RtiTalk 小編
RtiTalk 小編18 hari lalu
Pada tanggal 4, Uni Eropa (UE) mengadakan pertemuan darurat para menteri dalam negeri mengenai masuknya migran Maroko ke Ceuta, sebuah wilayah seberang laut Spanyol. Komisaris Urusan Dalam Negeri dan Migrasi UE, Magnus Brunner, menyatakan bahwa tidak ada migran yang berhasil memasuki Kawasan Schengen sebagai akibatnya, dan masalah keamanan perbatasan UE telah teratasi. Kini, UE harus bertindak secara bersatu dan belajar dari insiden ini. Setelah konferensi video darurat para menteri dalam negeri UE, Brunner mengadakan konferensi pers pada sore hari tanggal 4 untuk menjelaskan situasi dan isi pertemuan. Brunner mengatakan bahwa peristiwa yang terjadi dalam beberapa hari terakhir merupakan ujian ketahanan UE dan ujian keamanan perbatasan eksternal secara keseluruhan. Sejak awal, Komisi Eropa telah memberikan dukungan finansial dan operasional kepada Spanyol, termasuk bantuan keuangan darurat untuk memperkuat perlindungan perbatasan eksternal Ceuta, mendukung upaya pemulangan, dan mencegah migran bergerak lebih jauh ke dalam UE. Kenyataannya, tidak ada seorang pun yang memasuki daratan Spanyol, dan Kawasan Schengen tidak terpengaruh. Dia menyatakan bahwa integritas Kawasan Schengen terjaga, yang merupakan hasil kerja sama erat dan berkelanjutan antara Spanyol, Maroko, dan Komisi Eropa dalam beberapa hari terakhir. Dia juga berterima kasih kepada pemerintah Spanyol dan otoritas administratif Ceuta atas upaya mereka memulihkan ketertiban dan kerja sama erat dengan Maroko untuk memastikan kepulangan individu secara cepat. Brunner lebih lanjut menunjukkan bahwa Badan Penjaga Perbatasan dan Pantai Eropa (Frontex) telah mengerahkan lebih dari 30 personel di Ceuta, siap memberikan bantuan lebih lanjut kapan saja. Selain itu, organisasi seperti Europol dan Badan Pengungsi UE (EUAA) juga siap membantu Spanyol. Dia menekankan bahwa, dalam keadaan saat ini, UE tidak diragukan lagi telah lulus ujian ini. Kuncinya sekarang adalah UE harus bertindak secara bersatu, mengambil tindakan, dan belajar dari peristiwa-peristiwa ini. Ini juga merupakan fokus pertemuan hari ini. Brunner menyatakan bahwa sejak "Pact Migrasi dan Suaka Eropa" mulai berlaku pada 12 Juni tahun ini, hasilnya secara bertahap tercermin dalam angka-angka. Selain itu, peraturan baru menerapkan prosedur pemeriksaan, manajemen perbatasan, dan proses pemulangan yang lebih cepat, yang merupakan elemen yang sangat penting baik dari perspektif keamanan maupun migran, dan juga membantu untuk lebih menahan migrasi ilegal. Baru-baru ini, Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen menyebutkan penguatan langkah-langkah di lima bidang untuk mengatasi masalah migrasi. Dalam pertemuan tanggal 4, Brunner membahas isi langkah-langkah terkait dan mendapat persetujuan. Kelima bidang tersebut adalah: "Memperkuat kerja sama dengan negara-negara tetangga", "Meningkatkan keamanan perbatasan eksternal", "Pemulangan cepat", "Memperbaiki dan memperkuat sistem peringatan dini", "Membongkar jaringan penyelundupan manusia". Brunner menekankan bahwa Spanyol dan rakyatnya tentu dapat mengandalkan dukungan dan kekuatan UE untuk mengatasi tantangan saat ini. Pada saat yang sama, UE juga tidak boleh membuat kesalahan penilaian apa pun; UE akan menutup celah dan bersama-sama terus melindungi perbatasan eksternal UE. (Editor: Zhong Jinlong) Tautan Sumber: https://www.rti.org.tw/news?uid=3&pid=224323

Bagaimana perasaan Anda tentang artikel ini?

0 orang bereaksi

Komentar (0)

Belum ada komentar