Skip to main content
RtiTalk

[Internasional] Tragedi Imigran Membanjiri Ceuta, Jumlah Korban Tewas Bertambah Menjadi 80 Orang

RtiTalk 小編
RtiTalk 小編18 hari lalu
AFP melaporkan bahwa sebuah badan hukum Spanyol pada tanggal 6 menyatakan bahwa jumlah korban tewas akibat masuknya puluhan ribu imigran yang belum pernah terjadi sebelumnya ke Ceuta, sebuah wilayah kantong Spanyol di Afrika Utara, telah bertambah 2 orang menjadi 80 orang. Sejak 30 Juli, banyak orang tenggelam saat mencoba berenang mengitari penghalang di Laut Mediterania. Adegan-adegan ini telah menimbulkan perpecahan antara Spanyol dan beberapa negara Uni Eropa yang menyerukan sikap yang lebih keras terhadap imigrasi ilegal. Sebuah badan hukum Spanyol yang terdiri dari dokter forensik dan pakar dari Garda Sipil (Civil Guard), yang bertanggung jawab atas identifikasi, mengeluarkan pernyataan yang menyatakan bahwa sejak insiden tersebut, pihak berwenang Ceuta telah menemukan 80 jenazah dari laut. Pernyataan tersebut juga menyatakan bahwa para ahli forensik telah melakukan otopsi terhadap 80 dari total 82 jenazah, di mana dua jenazah ditemukan sebelum gelombang pengungsi ini tiba, dan telah mengidentifikasi 4 orang yang meninggal. Dua jenazah tambahan akan diautopsi pada tanggal 7. Kementerian Dalam Negeri Maroko menyatakan bahwa 11 orang tewas di sisi perbatasan Maroko, semuanya tenggelam, kecuali satu orang. Spanyol menyatakan bahwa dari 72.000 orang yang tiba di Ceuta, 70.000 orang telah kembali ke Maroko. Koresponden AFP di Ceuta menemukan bahwa para pengungsi yang tertahan, termasuk ratusan anak tanpa pendamping, menghadapi kondisi hidup yang sangat buruk dengan kesulitan dalam mengakses tempat tinggal, makanan, air minum, dan fasilitas sanitasi. (Editor: Zhong Jinlong) Tautan Sumber: https://www.rti.org.tw/news?uid=3&pid=224819

Bagaimana perasaan Anda tentang artikel ini?

0 orang bereaksi

Komentar (0)

Belum ada komentar