Skip to main content
RtiTalk

[Internasional] Setelah Aung San Suu Kyi Bertemu Perwakilan Palang Merah, AS dan Filipina Kembali Serukan Pembebasan Tanpa Syarat

RtiTalk 小編
RtiTalk 小編17 hari lalu
Departemen Luar Negeri AS dan Filipina, ketua ASEAN saat ini, mengeluarkan seruan bersama hari ini (7) mendesak pemerintah Myanmar untuk membebaskan tanpa syarat peraih Nobel Perdamaian dan mantan pemimpin Myanmar, Aung San Suu Kyi. Pada Februari 2021, militer Myanmar menggulingkan pemerintah terpilih yang dipimpin oleh Aung San Suu Kyi, menangkap dan menahan dia serta pejabat tinggi lainnya. Aung San Suu Kyi kemudian dituduh oleh militer melakukan puluhan dakwaan, termasuk korupsi dan penghasutan, dan dijatuhi hukuman penjara yang panjang. Awal tahun ini, dia dipindahkan ke tahanan rumah dan pada 3 Agustus, dia diizinkan bertemu perwakilan dari Komite Internasional Palang Merah (ICRC) untuk pertama kalinya. Baik Departemen Luar Negeri AS maupun Filipina mengeluarkan pernyataan terpisah hari ini, menyambut baik kunjungan Palang Merah kepada Aung San Suu Kyi. Kedua negara menyatakan harapan bahwa ini hanyalah langkah pertama dan berharap kunjungan rutin kepada peraih Nobel Perdamaian berusia 81 tahun itu untuk memberinya perawatan medis. Filipina menyatakan dalam pernyataannya: "Kami menyerukan perluasan lebih lanjut hak kunjungan bagi mereka yang ditahan di Myanmar sejak Februari 2021, dan kami menegaskan kembali seruan kami untuk pembebasan mereka, termasuk pembebasan penuh dan tanpa syarat Aung San Suu Kyi." Departemen Luar Negeri AS memposting di X: "Kami berharap kunjungan ini menandai dimulainya kunjungan kemanusiaan rutin untuk Aung San Suu Kyi, dan perluasan lebih lanjut kepada semua tahanan politik." AS juga mendesak Myanmar untuk membebaskan Aung San Suu Kyi "segera dan tanpa syarat." Departemen Luar Negeri AS juga mendesak militer Myanmar untuk terlibat dalam dialog dengan kekuatan oposisi domestik untuk mengakhiri perang saudara yang berkepanjangan. Terakhir, Filipina menekankan harapannya agar Myanmar mengizinkan utusan ASEAN mengunjungi negara itu, dan Filipina akan terus berkomunikasi dengan semua pihak di Myanmar berdasarkan "Konsensus Lima Poin" ASEAN. Baca Lebih Lanjut: Pemerintah Thailand Menyambut Min Aung Hlaing, Dikritik karena Mengabaikan Krisis Hak Asasi Manusia Myanmar Pemerintah Myanmar: Aung San Suu Kyi Bertemu Perwakilan Palang Merah di Ibu Kota Tautan Sumber: https://www.rti.org.tw/news?uid=3&pid=224940

Bagaimana perasaan Anda tentang artikel ini?

0 orang bereaksi

Komentar (0)

Belum ada komentar