Skip to main content
RtiTalk
MedisMasuk

Pilihan EditorPanduan Hidup

Jamur beracun dapat menyebabkan keracunan parah, bahkan kematian.

K
KYLE1 hari lalu
🍄Salah makan jamur beracun, pekerja migran selamat dari "ambang kematian" tetapi harus cuci darah seumur hidup Setelah hujan lebat, di daerah pegunungan, padang rumput, atau taman sering tumbuh berbagai jenis jamur yang penampilannya sangat mirip dengan jamur yang dapat dimakan, sehingga masyarakat mudah keliru dan memetiknya untuk dimakan, yang menyebabkan keracunan. Baru-baru ini, seorang pekerja migran memakan jamur liar yang dipetik oleh rekannya di alam liar. Keesokan harinya saat bekerja, orang tersebut menunjukkan gejala mual, muntah, dan kelemahan seluruh tubuh, kemudian segera dilarikan ke unit gawat darurat Rumah Sakit Umum Da Chien (大千綜合醫院) di Miaoli. Dr. Kuo Wei-jen dari Unit Perawatan Intensif Rumah Sakit Umum Da Chien menyatakan bahwa setelah masuk ke ICU, kondisi pekerja migran tersebut dengan cepat memburuk karena racun menyerang banyak organ dalam tubuh, menyebabkan rhabdomyolysis, gagal hati akut, gagal ginjal akut, dan kerusakan otot jantung. Pasien bahkan sempat mengeluarkan urine berwarna coklat seperti teh, dan berada dalam kondisi yang mengancam jiwa. Untuk menyelamatkan nyawa pasien, tim medis segera menggunakan ECMO (mesin jantung-paru buatan), ventilator, dan melakukan hemodialisis kontinu aliran rendah (SLEDD) setiap hari untuk pertolongan darurat. Setelah tim medis ICU bekerja keras merawat pasien, pasien beruntung tidak lagi bergantung pada ECMO dan ventilator, serta nyawanya terselamatkan. Namun, karena fungsi ginjal telah rusak parah akibat racun dan tidak dapat pulih, di masa mendatang pasien akan menghadapi proses pemulihan yang panjang dan harus menjalani cuci darah jangka panjang. Rumah Sakit Umum Da Chien menyatakan bahwa Taiwan memiliki iklim panas dan lembab, serta banyak jenis jamur di daerah pegunungan dan alam liar. Banyak jamur beracun yang penampilannya sangat mirip dengan jamur yang dapat dimakan. Oleh karena itu, masyarakat sama sekali tidak boleh sembarangan memetik jamur liar untuk dimakan, karena hanya mengandalkan mata telanjang atau "pengalaman" yang beredar di internet sama sekali tidak dapat menentukan apakah jamur tersebut beracun atau tidak. Bahkan sejumlah kecil racun dapat menyebabkan kerusakan organ di seluruh tubuh, bahkan mengancam jiwa. Untuk mencegah kasus salah makan jamur beracun, Dr. Kuo Wei-jen memberikan "3 prinsip penting untuk mencegah keracunan jamur": ✅1. Jangan memetik, jangan makan: Sama sekali jangan mengandalkan pengalaman untuk memetik atau memakan jamur dan tumbuhan yang tidak jelas asalnya di alam liar. Jamur yang dijual di pasaran dan telah lulus inspeksi standar adalah pilihan teraman. ✅2. Jangan percaya mitos rakyat: Konsep yang beredar di internet seperti "jamur berwarna cerah itu beracun", "memasak hingga matang dapat menghilangkan racun", atau "jamur yang digigit serangga tidak beracun" semuanya tidak memiliki dasar ilmiah. Sama sekali jangan mempertaruhkan nyawa. ✅3. Simpan sampel jamur, segera periksa ke dokter: Jika tidak sengaja memakan jamur dan muncul gejala seperti mual, muntah, sakit perut, atau pusing, segera periksakan diri ke fasilitas medis. Selain itu, pastikan untuk menyimpan sisa jamur atau mengambil foto jamur sebagai bukti, untuk membantu dokter dengan cepat mengidentifikasi jenis racun dan memberikan metode pengobatan yang sesuai.
Nấm độc có thể gây ngộ độc nghiêm trọng, thậm chí tử vong.

Bagaimana perasaan Anda tentang artikel ini?

1 orang bereaksi

Komentar (0)

Belum ada komentar