[Internasional] Pejabat Daerah Thailand Ditembak Mati, Mantan Anggota Parlemen Ditangkap, Mengaku Menembak Setelah Gagal Menagih Utang
RtiTalk 小編22 jam laluDiedit
Sebuah insiden penembakan terjadi di luar gedung pemerintahan daerah di Thailand hari ini (10/10). Media Thailand melaporkan bahwa Thongchai, ketua Organisasi Administrasi Provinsi (PAO) Nonthaburi, ditembak oleh Chalerm, seorang politisi lokal terkenal dan mantan anggota parlemen, di luar gedung administrasi. Ia dinyatakan meninggal setelah dibawa ke rumah sakit. Chalerm mengaku menembak karena Thongchai menolak membayar utang sekitar 11 juta Baht Thailand (sekitar 10,74 juta NT$).
Terdengar suara tembakan hari ini di gedung pemerintahan daerah Nonthaburi, pinggiran kota Bangkok. Menurut laporan media lokal seperti Bangkok Post, pelaku penembakan adalah Chalerm Reawraeng, mantan anggota parlemen Nonthaburi, yang telah ditangkap polisi.
Nonthaburi baru-baru ini mengalami insiden penembakan di sekolah, dan penembakan pejabat daerah ini menarik perhatian besar.
Menurut laporan komprehensif dari media Thailand, penembakan terjadi di luar gedung administrasi Organisasi Administrasi Provinsi Nonthaburi. Mantan anggota parlemen Chalerm menembak Thongchai Yenprasert, ketua organisasi administrasi, pada pukul 11 pagi (12 siang waktu Taiwan). Thongchai dinyatakan meninggal setelah dibawa ke rumah sakit.
BBC melaporkan bahwa Thongchai bergabung dengan kepolisian Thailand pada tahun 1984 dan pernah menjabat sebagai wakil direktur dan direktur di berbagai kantor polisi di Nonthaburi. Ia menjadi ketua Organisasi Administrasi Provinsi Nonthaburi pada tahun 2004 dan telah aktif dalam administrasi lokal serta urusan publik selama bertahun-tahun.
Diketahui bahwa Chalerm menembak melalui jendela mobil hitam ke arah orang di dalam mobil. Video yang dilaporkan oleh media lain menunjukkan dia memasukkan pistol ke sakunya dan berjalan meninggalkan lokasi.
Polisi menyatakan bahwa Chalerm telah menelepon pembawa berita televisi yang sedang siaran langsung, Anchalee Paireerak, dan memberitahunya bahwa dia baru saja melepaskan sekitar lima tembakan ke arah Thongchai.
Anchalee mendesaknya untuk menjatuhkan senjatanya, tetap tenang, dan menunggu polisi di lokasi, sementara staf televisi secara bersamaan menghubungi polisi.
Chalerm juga memberitahunya bahwa Thongchai menolak membayar utang 11 juta Baht Thailand (sekitar 10,74 juta NT$) yang menjadi miliknya, yang membuatnya memutuskan untuk menembak.
The Nation melaporkan bahwa Chalerm mengatakan pernyataan Thongchai yang mengatakan tidak punya uang untuk membayar utang membuatnya marah, yang akhirnya membuatnya memutuskan untuk melepaskan tembakan. Polisi telah menutup lokasi kejadian dan sedang menyelidiki insiden tersebut.
Chalerm adalah tokoh politik terkenal di Nonthaburi. Ia pernah menjadi anggota parlemen dari Partai Warga Thailand (Thai Citizen Party) dan kemudian bergabung dengan Partai Pheu Thai. Pada tahun 2023, ia mencalonkan diri sebagai kandidat dari Partai Bhumjaithai tetapi akhirnya kalah. (Editor: Song Wanyuan)
Bagaimana perasaan Anda tentang artikel ini?
0 orang bereaksi