[Internasional] ASEAN Berencana Meluncurkan Paspor Keterampilan, Thailand Berharap Sertifikasi Lintas Negara untuk Meningkatkan Mobilitas Talenta
RtiTalk 小編9 hari lalu
Thailand akan menjadi tuan rumah Pertemuan Menteri Ketenagakerjaan ASEAN dari tanggal 23 hingga 28, di mana inisiatif seperti pembentukan sistem sertifikasi keterampilan ASEAN dan paspor keterampilan digital diharapkan akan diusulkan untuk mempromosikan pengakuan bersama atas keterampilan tenaga kerja di kawasan tersebut. Menteri Ketenagakerjaan Thailand, Julapun Amornvivat, menyatakan bahwa sistem sertifikasi tidak hanya akan membantu pekerja dalam mencari pekerjaan di luar negeri tetapi juga bermanfaat bagi investor asing dan industri.
Pada tanggal 13, Julapun mengumumkan bahwa Thailand siap menjadi tuan rumah Pertemuan Menteri Ketenagakerjaan ASEAN (ALMM) ke-29 dan pertemuan terkait lainnya. Ia mencatat bahwa pasar tenaga kerja ASEAN menghadapi banyak tantangan, termasuk transisi ke ekonomi digital dan hijau, serta perubahan pola ketenagakerjaan akibat populasi yang menua.
Pertemuan Menteri Ketenagakerjaan ASEAN juga akan membahas isu tata kelola kecerdasan buatan (AI), mengundang menteri-menteri ASEAN dari bidang terkait untuk berpartisipasi. Selain itu, perwakilan dari mitra dialog ASEAN seperti Tiongkok, Jepang, dan Korea Selatan, serta Sekretariat ASEAN, Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD), Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM), dan Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) juga akan hadir.
Julapun menekankan bahwa tema pertemuan kali ini adalah "Memajukan Sumber Daya Manusia ASEAN: Sertifikasi Keterampilan Menuju Pengakuan Global." Thailand akan mengusulkan tiga pilar untuk membangun ekosistem sertifikasi keterampilan ASEAN, yaitu "Kerangka Acuan Kurikulum ASEAN," "Sertifikasi Standar Keterampilan ASEAN," dan "Pusat Keunggulan ASEAN," dengan rencana implementasi bertahap dari tahun 2026 hingga 2030.
Ia menambahkan bahwa Thailand juga akan meluncurkan program percontohan Paspor Keterampilan Digital ASEAN, dengan harapan keterampilan pekerja Thailand dan ASEAN akan mendapatkan pengakuan internasional, sehingga mendorong mobilitas talenta dan pembangunan berkelanjutan di kawasan tersebut.
Menanggapi pertanyaan dari Central News Agency (CNA), Julapun menyatakan, "Sistem sertifikasi keterampilan regional yang terpadu tidak hanya akan memfasilitasi pekerjaan lintas batas bagi pekerja, tetapi juga akan menguntungkan investor asing dan industri secara keseluruhan."
Ia melanjutkan, "Jika Paspor Keterampilan ASEAN dapat diakui secara global, ekspor dan pergerakan tenaga kerja lintas batas akan menciptakan nilai ekonomi yang lebih tinggi, memberikan efek positif bagi negara pengekspor maupun pengimpor tenaga kerja."
Pertemuan Menteri Ketenagakerjaan ASEAN dan pertemuan terkait akan diadakan di Bangkok dari tanggal 23 hingga 28 Agustus. (Editor: Liu Xiang-Hua)
Sumber Tautan: https://www.rti.org.tw/news?uid=3&pid=226151
Bagaimana perasaan Anda tentang artikel ini?
0 orang bereaksi