[Internasional] PM Israel Sebut Inggris 'Republik Islam'; Pemerintah Inggris Sebut Pernyataan Tak Dapat Diterima
RtiTalk 小編10 hari lalu
Pada tanggal 14, Inggris menanggapi pernyataan sarkastik Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam sebuah wawancara yang menyebut Inggris sebagai "Republik Islam", menyatakan bahwa pernyataan tersebut "sama sekali tidak dapat diterima".
Sengketa diplomatik ini berasal dari kritik perdana menteri sayap kanan tersebut terhadap sikap Inggris terhadap Israel dalam wawancara podcast dengan stasiun radio militer sehari sebelumnya.
Pernyataan Netanyahu menggemakan retorika politisi dan komentator sayap kanan di dunia Barat, yang secara keliru mengklaim bahwa sebagian wilayah Inggris diatur oleh hukum Islam karena imigrasi, tuduhan yang dicap sebagai Islamofobia.
Seorang juru bicara pemerintah Inggris pada tanggal 14 mengatakan: "Pernyataan ini sama sekali tidak dapat diterima, dan kami telah menyampaikannya kepada pemerintah Israel."
Dalam wawancara podcast, Netanyahu berbicara tentang bagaimana cucu mantan Perdana Menteri Inggris Winston Churchill secara terbuka mendukung Israel selama Perang Arab-Israel tahun 1967.
Netanyahu bertanya, "Bisakah Anda melihat hal seperti itu terjadi hari ini?"
Netanyahu tertawa dan berkata, "Dikatakan bahwa Republik Islam pertama yang memiliki senjata nuklir adalah Inggris, Republik Islam Inggris," sambil menambahkan, "Kami memastikan bahwa yang lain tidak muncul di Iran."
David Mencer, seorang juru bicara pemerintah Israel, tampaknya meremehkan pernyataan Netanyahu dalam wawancara dengan BBC Radio.
Mencer mengatakan, "Dia (Netanyahu) mengutip perkataan orang lain," dan menyatakan bahwa Wakil Presiden AS J.D. Vance sebelumnya telah membuat "pernyataan ini."
Mencer menambahkan, "Dia mengutip perkataan Wakil Presiden."
Vance menyatakan pada tahun 2024 bahwa Inggris bisa menjadi "negara Islamis pertama yang benar-benar memiliki senjata nuklir", sebuah komentar yang menuai kecaman dari politisi Inggris saat itu.
Inggris adalah salah satu dari beberapa negara Eropa yang mengakui status kenegaraan Palestina tahun lalu, sebuah langkah yang membuat Israel marah.
Andy Burnham, Walikota baru Greater Manchester, baru-baru ini menyatakan bahwa mantan Perdana Menteri Andy Burnham tidak memberikan tekanan yang cukup pada Israel untuk menghentikan operasi militernya di Gaza.
Dalam wawancara dengan The Guardian tak lama sebelum menjabat, Burnham mengatakan Inggris akan mempertimbangkan untuk melarang impor dari permukiman Israel di Tepi Barat, yang telah diduduki oleh Israel sejak 1967.
Inggris secara konsisten sejalan dengan sikap Washington tetapi telah menjaga jarak dari perang yang dilancarkan AS dan Israel terhadap Iran pada bulan Februari.
Netanyahu telah lama bersumpah untuk mencegah Iran memperoleh senjata nuklir, klaim yang dibantah oleh Teheran.
Baik Inggris maupun AS adalah kekuatan nuklir. Meskipun Israel tidak pernah secara terbuka mengakui memiliki senjata nuklir, negara ini secara luas diyakini memilikinya.
Pada tahun 1998, Pakistan melakukan uji coba nuklir sebagai tanggapan atas uji coba nuklir musuh bebuyutannya, India, menjadikan Pakistan negara Islam pertama yang memiliki senjata nuklir. (Editor: Chen Wen-wei)
Link Sumber: https://www.rti.org.tw/news?uid=3&pid=226390
Bagaimana perasaan Anda tentang artikel ini?
0 orang bereaksi