Skip to main content
RtiTalk
BudayaMasuk

Pilihan EditorPanduan Hidup

🌸 [Seribu Kebajikan Dimulai dengan Berbakti] Bulan ke-7 Kalender Lunar Bukan Hanya Gerbang Hantu Terbuka! Mengungkap Asal Usul 'Festival Ullambana untuk Berbakti' dan Perbandingan Festival di Berbagai Negara Asia

在台的順
Mitra Ko-Kreasi
在台的順7 hari laluDiedit
Di Vietnam, sering dikatakan "seluruh festival dalam setahun tidak sebanding dengan tanggal 15 bulan ke-7". Bulan ke-7 kalender lunar di mata banyak orang adalah "Bulan Hantu" yang misterius, tetapi dalam Buddhisme dan budaya Asia Timur, ini bahkan lebih merupakan "Festival Ullambana untuk Berbakti (Lễ Vu Lan)", yang dipenuhi dengan cinta dan kenangan. Asal Usul Kisah dan Ritual Lembut Memakai Bunga di Dada Legenda Mulian Menyelamatkan Ibunya: Berasal dari "Sutra Ullambana", murid Buddha "Mulian" (Bahasa Vietnam: Mục Kiền Liên) menggunakan kekuatan gaibnya untuk menemukan ibunya menderita di alam hantu kelaparan. Kemudian, mengikuti instruksi Buddha, ia mempersembahkan persembahan kepada para biksu dari sepuluh arah pada tanggal 15 bulan ke-7. Dengan mengumpulkan pahala semua orang, ia berhasil menyelamatkan ibunya dari lautan penderitaan. Kenangan dengan Mawar Merah dan Putih (Bông Hồng Cài Áo): Ciri budaya paling menyentuh dari Festival Ullambana di Vietnam adalah orang-orang pergi ke kuil untuk mengenakan mawar di dada mereka. Mereka yang ibunya masih hidup mengenakan mawar merah, mengingatkan diri mereka untuk berbakti tepat waktu. Mereka yang ibunya telah meninggal mengenakan mawar putih, mengungkapkan kenangan dan duka yang tak terbatas. Pudu dan Pengampunan Dosa bagi yang Telah Meninggal: Selain berbakti kepada orang tua, tanggal 15 bulan ke-7 juga merupakan hari "Pengampunan Zhongyuan bagi yang Telah Meninggal". Orang-orang menyiapkan persembahan untuk memberi makan hantu-hantu kesepian yang berkeliaran, menunjukkan semangat toleransi yang luas dan cinta yang besar. Perbandingan Budaya Festival "Ullambana dan Zhongyuan" di Lima Negara Asia: 🇹🇼 Taiwan Berfokus pada Pudu Zhongyuan dan bakti. Acara besar seperti "Toucheng Qiang Gu", parade lampion air, dan Festival Zhongyuan Keelung menampilkan tradisi rakyat yang semarak dan penuh hormat. 🇻🇳 Vietnam Dianggap sebagai festival bakti tahunan yang agung. Orang-orang pergi ke kuil untuk mengenakan mawar merah dan putih, melepaskan lampion air untuk berkah, dan menyiapkan persembahan yang melimpah di rumah untuk "pengampunan bagi yang telah meninggal" (cúng cô hồn). 🇹🇭 Thailand Komunitas Tionghoa (misalnya Phuket) mengadakan "Festival Por Tor" (Festival Pudu), menyiapkan "kue kura-kura merah" raksasa untuk disembah oleh "saudara-saudara baik"; di Thailand Utara ada "Festival Phi Ta Khon" (Festival Topeng Hantu) yang terkenal. 🇮🇩 Indonesia Komunitas Tionghoa menyebutnya Sembahyang Rebutan atau dalam bahasa Hakka "Qiyueban". Mereka menyiapkan persembahan di kuil, setelah itu orang-orang bebas berebut untuk mendapatkan keberuntungan. 🇵🇭 Filipina Komunitas Tionghoa mengadakan Pudu Zhongyuan dan pembacaan doa untuk pembebasan jiwa, menggabungkannya dengan budaya doa Katolik, menunjukkan ritual penghormatan leluhur lintas budaya yang unik. Terlepas dari bagaimana ritual budaya berubah, semangat inti bulan ke-7 kalender lunar selalu "cinta dan toleransi" - baik untuk mengungkapkan rasa terima kasih kepada orang tua yang membesarkan kita, maupun untuk menunjukkan belas kasih kepada jiwa-jiwa kesepian dan orang lain di dunia. Festival Ullambana tahun ini, bagaimana Anda berencana untuk mengekspresikan cinta dan rasa terima kasih Anda kepada keluarga dan orang tua Anda? Jangan ragu untuk berbagi pemikiran Anda di kolom komentar di bawah! 👇
🌸【百善孝為先】農曆七月不只鬼門開!揭秘「盂蘭報孝節」的由來與亞洲各國祭典比拼

Bagaimana perasaan Anda tentang artikel ini?

2 orang bereaksi

Komentar (0)

Belum ada komentar