Pilihan EditorPanduan Hidup
🇹🇼 [Perawatan Ganda untuk Pendatang Baru] Lai Ching-te Bertemu 80 Perwakilan Pendatang Baru! Mengunjungi Taman Peringatan Hak Asasi Manusia Jingmei dan Yuan Legislatif, dari 'Hidup di Taiwan' hingga 'Memahami Demokrasi Taiwan'
RtiTalk 小編5 hari laluDiedit
Departemen Urusan Pendatang Baru Partai DPP baru-baru ini menyelenggarakan "Pelatihan Mendalam dan Tur Budaya Pendatang Baru" selama dua hari satu malam, mengundang 80 teman pendatang baru dari Taiwan tengah dan selatan, Hualien, Taitung, Kinmen, dan daerah lainnya untuk berkumpul di Taipei. Presiden Lai Ching-te, saat menerima kelompok kunjungan di Kantor Kepresidenan, secara khusus menekankan bahwa "perawatan ganda untuk pendatang baru" selalu menjadi filosofi inti pemerintah, berharap setiap keluarga pendatang baru dapat menerima dukungan dan perlindungan yang komprehensif.
📍 "Kursus Kilat Demokrasi" Dua Hari Satu Malam: Tinjauan Jadwal Penting
Perhentian Pertama: Museum Hak Asasi Manusia Nasional (Taman Jingmei)
Korban politik Teror Putih, Jian Zhong-sheng, diundang khusus untuk memberikan tur berpemandu dan diskusi. Melalui kesaksian pribadinya, para pendatang baru memahami perjalanan sulit Taiwan keluar dari pemerintahan otoriter.
Perhentian Kedua: Kantor Kepresidenan dan Pameran Khusus "Kelopak Bunga Kebebasan"
Kelompok kunjungan berfoto bersama Presiden Lai Ching-te. Presiden Lai menegaskan kembali bahwa pemerintah terus mendorong kebijakan seperti "kenaikan gaji dan pemotongan pajak, subsidi penitipan anak, dan layanan perawatan jangka panjang." Terlepas dari kapan mereka tiba di Taiwan, selama mereka tinggal di tanah ini, mereka semua adalah keluarga.
Perhentian Ketiga: Yuan Legislatif (Kunjungan langsung ke ruang sidang)
Didampingi oleh tim Anggota Legislatif Lo Mei-ling, kelompok tersebut mengunjungi ruang sidang dan kompleks Yuan, mempelajari komposisi legislatif, prosedur parlemen, dan operasi legislatif, serta secara konkret memahami bagaimana opini publik diubah menjadi kebijakan publik melalui sistem demokrasi.
💡 Makna Mendalam di Balik Pameran: Menghubungkan Memori Sejarah, Menghargai Hak Sipil
Meninjau luka sejarah bukanlah untuk memelihara kebencian, tetapi untuk menghubungkan kembali memori sejarah yang pernah terputus, agar lebih banyak orang memahami bahwa demokrasi dan kebebasan diraih dengan susah payah.
Chang Yu-ting, Direktur Departemen Urusan Pendatang Baru Partai DPP, menyatakan bahwa banyak pendatang baru datang ke Taiwan pada tahap kehidupan yang berbeda dan mungkin belum memiliki kesempatan untuk sepenuhnya memahami proses transisi Taiwan dari otoriterisme ke demokrasi. Acara ini bertujuan agar semua orang tidak hanya "hidup di Taiwan", tetapi juga memahami secara mendalam bagaimana demokrasi Taiwan mencapai titik ini, sehingga lebih menghargai hak-hak sipil di tangan mereka, dan di masa depan, melalui pilihan dan partisipasi mereka sendiri, bersama-sama menentukan masa depan Taiwan.
💡 Catatan Editor: Demokrasi dan hak asasi manusia adalah nilai-nilai universal terpenting Taiwan. Melalui pertukaran budaya yang mendalam dan penjelajahan sejarah, mitra pendatang baru dapat berintegrasi lebih dalam ke komunitas lokal dan menjadi kekuatan penting yang mendorong masyarakat Taiwan maju.
🗣️ Waktu Diskusi untuk Pembaca rtitalk:
Sebagai pendatang baru atau generasi kedua pendatang baru, pengalaman partisipasi publik atau pengalaman demokrasi apa yang paling berkesan bagi Anda selama tinggal di Taiwan? Selamat berbagi pemikiran dan cerita Anda di kolom komentar di bawah! 👇
Bagaimana perasaan Anda tentang artikel ini?
2 orang bereaksi