[Internasional] Thailand Menolak 'Japanifikasi' Ekonomi, Lima Faktor Meninjau Tren Masa Depan
RtiTalk 小編19 hari lalu
Taiwan-Thailand Times melaporkan hari ini (1) bahwa ekonomi Thailand menghadapi tekanan seperti pertumbuhan rendah, inflasi rendah, dan utang rumah tangga yang tinggi, yang menimbulkan perhatian publik apakah negara itu menuju 'Japanifikasi', mirip dengan stagnasi ekonomi jangka panjang Jepang. Bank of Thailand menyatakan bahwa meskipun beberapa data ekonomi menunjukkan karakteristik serupa, penyebab dan latar belakang ekonomi yang dihadapi Thailand dan Jepang berbeda. Thailand masih memiliki potensi yang belum dimanfaatkan sepenuhnya di sektor manufaktur dan jasa. Yang benar-benar perlu ditangani adalah masalah struktural jangka panjang seperti pendapatan yang tidak mencukupi, utang rumah tangga, dan transformasi industri.
Pranee Suthasri, direktur senior departemen ekonomi makro Bank of Thailand, menunjukkan bahwa 'Japanifikasi' umumnya mengacu pada kondisi pertumbuhan rendah dan inflasi rendah dalam jangka panjang. Meskipun Thailand saat ini menunjukkan beberapa fenomena serupa, hal itu tidak dapat dibandingkan secara langsung dengan situasi Jepang. Thailand masih memiliki ruang untuk lebih meningkatkan kemampuan produksi dan jasanya, dan banyak masalah ekonomi saat ini disebabkan oleh faktor struktural yang terakumulasi dalam jangka panjang.
Di antara faktor-faktor ini, tingginya utang rumah tangga adalah salah satu tantangan ekonomi penting Thailand. Akar masalahnya adalah pendapatan masyarakat tidak mencukupi untuk memenuhi biaya hidup dan membayar utang, sehingga masalah terkait tidak dapat diselesaikan hanya dengan langkah-langkah jangka pendek. Bank of Thailand terus berupaya memperbaiki utang rumah tangga melalui restrukturisasi utang dan mempromosikan 'Responsible Lending'. Namun, bank sentral percaya bahwa dalam jangka panjang, peningkatan pendapatan masyarakat adalah inti dari solusi masalah tersebut.
Bank of Thailand juga menyatakan bahwa sektor korporasi harus mempercepat transformasi, memperkenalkan teknologi untuk menyesuaikan model operasional dan produksi guna meningkatkan produktivitas. Thailand saat ini belum sepenuhnya memanfaatkan potensi produksi yang ada. Jika perusahaan dapat meningkatkan efisiensi melalui teknologi, itu akan membantu memperkuat daya saing ekonomi secara keseluruhan.
Bank of Thailand percaya bahwa Thailand masih memiliki potensi ekonomi yang dapat dikembangkan lebih lanjut. Oleh karena itu, fokus saat ini bukanlah apakah akan memasuki 'Japanifikasi', tetapi apakah Thailand dapat terus mengatasi masalah struktural seperti pendapatan, utang rumah tangga, dan produktivitas, sambil juga menanggapi ketidakpastian yang dibawa oleh ekonomi eksternal, pariwisata, kebijakan pemerintah, dan perubahan iklim. (Editor: Hsu Chia-yuan)
Sumber Tautan: https://www.rti.org.tw/news?uid=3&pid=229433
Bagaimana perasaan Anda tentang artikel ini?
0 orang bereaksi